Blog

Tips Jualan Laris di TikTok Shop dan Instagram 2025

tips-jualan-laris-di-tiktok-shop-dan-instagram

TikTok Shop punya lebih dari 1 miliar pengguna aktif yang berbelanja langsung melalui platform, bahkan 58% pengguna TikTok mengaku pernah beli produk langsung di sana. Selama Januari 2025, Instagram sendiri digunakan lebih dari 2 miliar orang per bulan dan tetap jadi salah satu tiga besar media sosial terpopuler dunia dengan basis pengguna dari semua usia.

Alasan memilih TikTok Shop dan Instagram sebagai tempat jualan bukan cuma dari jumlah penggunanya yang fantastis, tapi juga karena perilaku belanja yang memang terjadi di kedua platform ini. 

Konten video singkat yang viral di TikTok serta fitur belanja langsung di Instagram terbukti mendorong impulse buying dan membuat proses checkout lebih simpel, tanpa harus keluar aplikasi. Bahkan, tren sosial commerce diprediksi terus naik dan sudah membentuk kebiasaan baru konsumen yakni produk yang viral bisa langsung diburu jutaan orang dalam waktu sangat singkat.

Lalu, bagaimana cara jualan laris di platform ini? Yuk, simak tips dari digital agency terbaik di Semarang ini!

1. Optimasi Profil Toko untuk Meningkatkan Kepercayaan Pembeli

Langkah awal yang krusial adalah memastikan profil toko Anda di TikTok Shop dan Instagram sudah optimal. Profil yang menarik dan profesional mampu meningkatkan kepercayaan calon pembeli sehingga mereka lebih yakin dan nyaman bertransaksi.

Gunakan nama toko yang mudah diingat dan relevan dengan produk yang Anda jual, misalnya “@RotiEnakOfficial” lebih baik daripada nama acak seperti “@Toko123”. Foto profil sebaiknya menggunakan logo bisnis atau foto produk terbaik—hindari gambar yang buram atau kurang jelas. Lengkapi bio dengan informasi yang jelas seperti keunikan produk (USP), jam operasional, dan link penting seperti website atau katalog produk.

Pada Instagram, Anda juga bisa menambahkan highlight story berupa kategori testimoni, promo, dan FAQ agar pengunjung mendapatkan informasi penting dengan cepat. Di TikTok Shop, usahakan akun Anda sudah terverifikasi sehingga bisa mendapat badge “Official Shop” yang menambah kredibilitas toko di mata pembeli baru.

2. Konten Viral yang Menarik Perhatian Calon Pembeli

Konten adalah kunci utama untuk menarik pengunjung di kedua platform ini. TikTok algoritma sangat menyukai video pendek berdurasi 15 sampai 30 detik yang padat dan menarik. Gunakan tren musik dan hashtag terbaru dari TikTok Creative Center untuk meningkat jangkauan video Anda.

Tampilkan produk dalam berbagai aksi seperti video before-after, unboxing, atau konten User Generated Content (UGC) dari pelanggan. Selain hiburan, buat juga konten edukasi yang memberikan nilai tambah, seperti tips pemakaian barang atau tutorial. Di Instagram, manfaatkan fitur Poll dan Q&A di Stories untuk meningkatkan interaksi pengunjung sehingga mereka makin tertarik dan merasa dilayani dengan baik.

3. Strategi Harga dan Promo yang Memikat

Penentuan harga dan promo yang tepat berdampak besar pada keputusan pembelian. Tampilkan harga sebelum dan sesudah diskon dengan jelas, misalnya “Dari 150rb jadi 99rb!” agar terlihat lebih menarik. Anda bisa menawarkan bundling produk, misalnya beli 2 gratis 1, yang biasanya disukai pelanggan.

Gunakan juga strategi flash sale dengan batas waktu tertentu dan stok terbatas untuk menciptakan urgensi, contohnya “Habis dalam 2 jam!”. Berikan kode voucher eksklusif untuk follower Anda, seperti kode “DIKA20” untuk potongan harga 20%. Jangan lupa manfaatkan program promo dari platform seperti TikTok Shop Free Shipping dan Instagram Shop Now agar biaya pengiriman lebih ringan dan pembeli semakin tertarik membeli.

4. Teknik Live Selling yang Membuat Pembeli Langsung Checkout

Live selling sangat efektif untuk meningkatkan penjualan secara langsung. Saat melakukan siaran langsung, pilih waktu yang ramai dan engagement tinggi, biasanya di jam 19.00 sampai 21.00 WIB. Siapkan script interaktif agar penonton lebih aktif, misalnya ajak mereka komentar “Mau” kalau tertarik produk tertentu supaya Anda bisa DM langsung.

Tampilkan bukti nyata seperti video testimoni pelanggan, update stok yang menipis, atau proses packing untuk meningkatkan rasa percaya. Berikan juga giveaway selama live dengan syarat seperti follow akun, like video, dan tag 3 teman agar jangkauan makin luas. Gunakan fitur pin comment untuk menyorot informasi penting seperti link toko atau harga promo agar mudah ditemukan oleh penonton.

5. Analisis Data dan Scaling Bisnis

Untuk terus berkembang, Anda perlu memantau performa toko dengan rutin cek TikTok Shop dan Instagram Insights. Perhatikan video dan produk mana yang paling banyak dilihat dan demografi pembelimu agar bisa menyesuaikan strategi konten dan promo.

Lakukan A/B testing untuk mencoba berbagai jenis konten seperti thumbnail, caption, atau waktu posting yang berbeda. Gunakan retargeting ads untuk menarget ulang pengunjung yang belum checkout agar peluang konversi meningkat. Selain itu, kolaborasi dengan micro-influencer yang memiliki engagement rate di atas 3% bisa membawa trafik berkualitas ke toko Anda.

Untuk diversifikasi penghasilan dan traffic, Anda juga bisa memperluas ke marketplace lain seperti Shopee dan Lazada.

Jika Anda ingin optimasi iklan TikTok ataupun Instagram biar hasilnya lebih maksimal, konsultasi sekarang bersama tim Herco Digital. Kami siap bantu scale bisnis Anda ke level berikutnya! 

author-avatar

About Herco Digital

Herco Digital adalah agency digital marketing yang fokus pada pertumbuhan bisnis terkini melalui berbagai layanannya.

View all posts by Herco Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *