Artikel, Bisnis Online

Tantangan yang Harus Dihadapi oleh E-Commerce dan Startup Indonesia di Tahun 2017

E-Commerce dan Startup

Pada tahun 2016 ini, lebih dari setengah penduduk Indonesia telah terhubung ke internet. Sebuah survey yang dilakukan oleh Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa sebanyak 132.7 juta jiwa warga Indonesia telah terhubung ke internet, dimana jumlah penduduk Indonesia sendiri adalah 252.2 juta jiwa. Ini berarti ada peningkatan jumlah pengguna internet sebesar 51.8 %  jika dibandingkan pada tahun 2014 yang lalu.

“Penyebabnya adalah perkembangan infrastruktur dan mudahnya mendapatkan smartphone atau perangkat genggam,” kata Jamalul Izza, Ketua APJII, dikutip dari Kompas.com, pada hari Senin (24/10/2016).

Seiring dengan perkembangan internet yang sangat cepat, tentunya akan diikuti oleh kemajuan bisnis e-commerce dan start up di Indonesia. Terutama pada tahun depan yang diramalkan persaingan e-commerce akan semakin ketat terutama upaya untuk mengambil hati para konsumen. Sehingga tidak mengherankan banyak e-commerce dan startup yang akan gulung tikar karena ketatnya persaingan tersebut.

Investor mungkin akan semakin tertarik untuk berinvestasi dengan e-commerce dan starup yang besar karena mereka sudah memiliki pelanggan dan pasar yang banyak di Indonesia. Sehingga akan menyulitkan e-commerce dan startup kecil yang hanya memiliki sedikit atau bahkan belum membentuk pasar di Indonesia. Hal tersebut akan mendorong untuk memutar otak dan mencari cara untuk membuat sebuah inovasi produk atau jasa yang bisa menyelesaikan masalah  dan sesuai dengan keinginan pengguna.

Sementara itu, regulasi-regulasi dari pemerintah mungkin akan membatasi gerak para e-commerce dan start up Indonesia di tahun 2017 mendatang. Ada empat lembaga yang memiliki peran dalam membuat regulasi e-commerce yaitu Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Keuangan melalui Badan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Dan keempat lembaga tersebut akan berintegrasi untuk membentuk kebijakan baru guna mengatur e-commerce dan startup di Indonesia.

Banyaknya regulasi tersebut akan menjadi tantangan yang baru bagi para pelaku bisnis e-commerce dan startup, khususnya bagi mereka yang masih dalam proses pengembangan bisnis. Dengan demikian, yang akan bisa bertahan dalam menghadapi persaingan e-commerce dan startup pada tahun 2017 nanti adalah mereka yang memiliki bisnis yang baik dan modal yang kuat.